
PA Ponorogo Ikuti Sosialisasi Hasil Pendidikan dan Pelatihan di Riyadh
Oleh Badan Peradilan Agama

www.pa-ponorogo.go.id || Jum’at, 15 Desember 2023, bertempat di ruang media center Pengadilan Agama Ponorogo para tenaga teknis yang terdiri dari hakim dan panitera muda Pengadilan Agama Ponorogo mengikuti sosialisasi hasil pendidikan dan Pelatihan di Riyadh Arab Saudi. Kagiatan ini dilaksanakan guna menindaklanjuti surat undangan dari Direktorat Jendral Badan Peradilan Agama (Dirjen Badilag) Nomor : 3611/DJA/DL1.10/XII/2023 tanggal 5 Desember 2023. Adapaun tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mensosialisasikan Hasil Pendidikan dan Pelatihan Ekonomi Syariah di Higher Judicial Institute Universitas Islam Imam Muhammad Bin Saud, Riyadh, Arab Saudi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh satuan kerja dibawah Badan Peradilan Agama di Indonesia.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan indonesia raya, diikuti dengan Hymne Mahkamah agung, lantunan ayat suci Al-qur’an serta pembacaan do’a. Plt Direkur Jendral Badan Peradilan Agama, Bambang Hery Mulyomo, S.H., M.H. memberikan sambutan pertama sekaligus membuka sosialisasi ini. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pendidikan dan pelatihan hukum dan peradilan bagi para hakim di bawah mahkamah agung khususnya hakim peradilan agama di Higher Judicial Institute ini telah berlangsung sejak tahun 2008 hingga 2023 ini telah dilakukan sebanyak 5 (lima) angkatan. Beliau menyampaikan jika kolaborasi di bidang pendidikan dan pelatihan yang selama ini diselenggarakan ini dapat terus berlanjut dan berkembang, tidak hanya terkait ekonomi syariah tetapi juga dapat sharing mengenai materi-materi lain. Di 2023 ini terdapat 35 peserta dimana semuanya adalah laki-laki, beliau berharap untuk program pendidikan pelatihan selanjutnya dapat mengikutsertakan hakim perempuan.

Menurut beliau pendidikan dan pelatihan ekonomi syariah ini merupakan forum yang sangat baik dan bernilai, maka dijadikannya fokus yang mana tidak hanya hukum ekonomi syariah tetapi difokuskan juga pada pemahaman yang lebih mendalam tentang reformasi sistem peradilan yang diperlukan untuk menjawab tantangan perkembangan zaman khususnya di lingkungan peradilan agama. Selain itu Beliau mendorong adanya kerjasama dan kolaborasi antar lembaga baik secara internal maupun eksternal sebagai langkah-langkah strategis untuk mencapai suatu keunggulan atau nilai plus untuk peradilan agama dalam hal penegakan hukum syariah. Tak lupa beliau mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi untuk kesuksesan pendidikan dan pelatihan ekonomi syariah di Higher Judicial Institute ini.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh perwakilan peserta dengan dipimpin oleh Adil Fakhru Roza, S.H.I., M.H. (Wakil Ketua Pengadilan Agama Sukoharjo) sebagai moderator. Materi dibagi menjadi 3 tema utama yaitu materi pertama tentang Selayang Pandang Kegiatan Pendidikan dan Latihan Ekonomi Syariah di Riyadh, Madinah dan Mekkah yang disampaikan oleh Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H. (Ketua Pengadilan Tinggi Palembang) beliau menyampaikan pedidikan dan pelatihan ini terselenggara berkat adanya MoU antara Mahkamah Agung dan Higher Judicial Institute Riyadh, selain itu beliau juga menyampaikan serangkaian proses seleksi yang dilaksanakan seperti adanya tes kemampuan bahasa arab dan pengetahuan dasar sistem Ekonomi Syariah . Materi Ke dua tentang Sistem Peradilan Arab Saudi oleh Dr. Sultan, S.Ag., M.H (Ketua Pelaksana Diklat Riyadh) diantaranya beliau menyampaikan tentang sistem pemerintahan di Arab Saudi, Kekuasaan Peradilan di Arab Saudi dan adanya Mahkamah Tanfiziyah (Pengadilan Eksekusi). Materi terakhir tentang Hukum Ekonomi Syariah di Arab Saudi dan materi hukum lainnya yang disampaikan oleh Dr. Fauzan, S.H.I., M.A (Wakil Ketua Pengadilan Agama Kuningan) diantaranya belaiu menyampaikan tentang konstitusi di Arab Saudi, sumber hukum ekonomi dan sumber hukum lainnya, lembaga penyelesaian sengketa ekonomi, aebitrase, dan hukum waris.
Sebagai acara penutup dibuka sesi tanya jawab antara peserta dan dijawab langsung oleh narasumber. Dalam sesi ini berlangsung interaktif, banyak peserta yang antusias untuk mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Acara ditutup dengan pengumuman penanya terbaik dalam kegiatan sosialisasi ini yang dimenangkan oleh Ibu Rahmi Hidayati, M.Ag (Hakim Pengadilan Payakumbuh) dan belaiu mendapatkan mendapatkan hadiah menarik dari Direktorat Jendral Badan Peradilan Agama. Acara ditutup secara resmi oleh Ibu Rina Herlina, S.H., M.H. selaku Kepala Sub Direktorat Pengembangan Teknis Peradilan Agama. (RMS)
















