logo5

7 Program Prioritas

Pengadilan Agama Ponorogo menindak lanjuti secara aktif, partisipatif dan inovatif 7 (tujuh) program prioritas yang telah ditetapkan oleh Dirjen Badilag MA-RI, yang meliputi : Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)
7 Program Prioritas

Pencanangan Zona Integritas

Video pencanangan pembangunan Zona Integritas Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Ponorogo. Adalah upaya untuk mewujudkan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)
Pencanangan Zona Integritas

Pendaftaran Melalui E-court

Adalah layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Pendaftaran Perkara Secara Online, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online dan Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik.
Pendaftaran Melalui E-court

Tutorial Gugatan Ekonomi Syariah

Video yang berisi tentang cara penyelesaian perkara ekonomi syariah dengan acara yang sederhana
Tutorial Gugatan Ekonomi Syariah

SIWAS

Aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya.
SIWAS

jadwal sidang  Pengadilan Agama memberikan kemudahan akses informasi jadwal sidang untuk para pihak yang sedang berperkara.

sipp  Melalui Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), anda akan mengetahui tahapan dan riwayat perkara.

biaya perkara  Estimasi panjar biaya yang dibayar oleh pihak yang berperkara dalam proses penyelesaian suatu perkara.

dirput  Sistem berbasis web yang dimiliki Mahkamah Agung untuk mempublikasikan putusan Pengadilan Agama Ponorogo.

sisa panjar  Daftar Pengembalian Sisa Panjar perkara yang belum diambil oleh pihak Penggugat/Pemohon.

  • Selamat Datang1
  • Kawasan ZI
  • siwas
  • e court
  • 9 Budaya Malu
  • Posbakum
  • Prodeo
  • STOP Calo

on . Dilihat: 448

KUNJUNGAN MENDADAK KETUA PENGADILAN TINGGI AGAMA SURABAYA

KE PENGADILAN AGAMA PONOROGO

 Ponorogo, Selasa, 2 Juli 2019

Tepat usai jam istirahat siang, hari Selasa tanggal 2 Juli 2019 pegawai Pengadilan Agama Ponorogo dikejutkan  dengan kehadiran KPTA Surabaya Drs. H. Bahrussam Yunus, SH., MH.

Meskipun kedatangan Mantan KPTA Bandung yang tanpa diduga siang itu cukup mengagetkan, akan tetapi  kedatangannya oleh seluruh pegawai Pengadilan Agama Ponorogo sudah cukup lama dinantikan, mengingat  Pengadilan Agama Ponorogo merupakan Pengadilan Agama di wilayah PTA Surabaya yang belum pernah  dikunjungi oleh KPTA Surabaya yang belum genap setahun menjabat sebagai KPTA Surabaya ini.

Kedatangannya di PA Ponorogo selasa siang tersebut disambut dengan baik oleh Ketua Pengadilan Agama  Ponorogo Drs. H. Asrofi, S.H., M.H dengan didampingi oleh Wakil Ketua, para Hakim, Panitera, Sekretaris dan  seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Ponorogo.

Mengawali kunjungannya di Pangadilan Agama Ponorogo, KPTA Surabaya langsung berkeliling mengitari  seluruh ruangan di Pengadilan Agama Ponorogo. Satu persatu ruangan ditinjau beserta penghuni dan petugasnya mulai dari lantai I lalu kemudian naik ke lantai 2 tanpa kecuali. Tak jarang disela-sela tinjauannya tersebut KPTA Surabaya yang didampingi pimpinan dan Hakim PA Ponorogo berdecak kagum melihat struktur bangunan dan penataan ruangan yang sudah cukup rapi di masing-masing ruangan, meskipun juga masih ada kritik dan saran yang disampaikan, seperti ditutupnya saluran udara dilantai 2 dengan kaca sehingga   menghambat udara masuk dan sirkulasi udara jadi kurang lancar.

Laporan KPA Ponorogo: Naik jadi Kelas IA, kerja berikutnya

Usai mengitari dan melihat satu persatu ruangan-ruangan di Pengadilan Agama Ponorogo, Pembinaan KPTA  pun dipersiapkan di ruang sidang utama. Acara pembinaan diawali dengan sambutan dan sekaligus laporan dari  Ketua PA Ponorogo Drs. H. Asrofi, S.H., M.H. Dalam sambutannya KPA Ponorogo menyampaikan ucapan  selamat datang dan sekaligus terimakasih kepada KPTA Surabaya atas kunjungannya ke PA Ponorogo  meskipun disela-sela acara KPTA yang sangat padat. Pengadilan Agama Ponorogo sebelumnya sudah sangat  mengharapkan kunjungan dari KPTA Surabaya mengingat PA-PA lain yang rata-rata sudah terlebih dahulu  dikunjungi oleh KPTA. Apalagi sebelumnya niat dan keinginan dari KPTA Surabaya yang sudah santer terdengar  ingin datang ke PA Ponorogo sebelumnya kerap tidak jadi dapat terealisasi karena ada saja benturan dengan  kegiatan lain yang tidak dapat ditinggalkan. 

Melanjutkan sambutannya, KPA Ponorogo menyampaikan sekilas tentang profil Pengadilan Agama Ponorogo,  lengkap dengan segala capaian dan prestasi yang sudah diraih, serta tak ketinggalan berbagai aplikasi hasil  inovasi Pengadilan Agama Ponorogo, seperti Aplikasi SIDARA (Sitem Pendaftaran Perkara), SIDASA (Sistem  Informasi Pendaftaran Surat Kuasa), AMS (Aplikasi Manajemen Surat) dan SINAGA (Sistem Kenaikan Gaji  Berkala), dan lain-lain.

Melanjutkan laporannya, Ketua PA Ponorogo juga tidak ketinggalan menyampaikan penyelesaian perkara tahun  2018 yang mencapai lebih dari 90%. “Akhir tahun 2018 yang lalu, Pengadilan Agama Ponorogo meskipun  dengan jumlah Hakim yang sangat sedikit berhasil menyelesaikan perkara 92% dengan jumlah perkara pertahun lebih dari 2.600 perkara”, terangnya.

“Selain itu, dengan jumlah perkara Pengadilan Agama Ponorogo yang sudah setara, bahkan lebih banyak dibanding beberapa Pengadilan Agama Kelas IA seperti Pengadilan Agama Sleman PA Sragen dan PA Surakarta, serta beberapa PA kelas IA di wilayah lain dan didukung oleh keberadaan beberapa perguruan tinggi yang sudah eksis di Ponorogo, seperti IAIN, Universitas Muhammadiyah, UNIDA, UNSURI dan UNMER serta beberapa kampus dan instansi lain yang sudah relatif lengkap di Ponorogo, telah memenuhi persyaratan kenaikan Kelas Pengadilan Agama Ponorogo dari Kelas IB menjadi Kelas IA sebagaimana ketentuan Keputusan Ketua MA RI Nomor 74 A Tahun 2019 Tentang Kriteria Klasifikasi Pengadilan Tingkat Pertama. Untuk Itu dalam waktu dekat akan dibentuk TIM khusus untuk melaksanakan dan mengurus pengusulan kenaikan kelas tersebut sebagai fokus kerja kita berikutnya. Oleh karenanya Pengadilan Agama Ponorogo mengharapkan dukungan penuh dari Bapak KPTA Surabaya untuk mendukung keinginan dan pengusulan kenaikan kelas tersebut nantinya”, jelas KPA Ponorogo dalam laporannya.

sidak2

KPTA Lakukan Pembinaan

Tanpa berlama-lama, usai melakukan peninjauan di sekeliling gedung dan ruangan kantor Pengadilan Agama Ponorogo, KPTA Surabaya setelah sebelumnya meminta satu berkas perkara tahun 2019, langsung menuju ruang sidang utama yang memang telah disiapkan untuk dilakukan pengarahan dan pembinaan.

Dalam pembinaannya, KPTA Surabaya menekankan seluruh warga Pengadilan Agama Ponorogo untuk selalu kompak dan rukun dalam bekerja dan jangan sampai terjadi konflik karena akan berdampak besar kepada harmonisasi hubungan antara pegawai serta eksistensi Pengadilan Agama kedepan. “Kita semua harus tetap kompak dan tidak boleh ribut, kalau sempat kita ribut, bahaya itu” ungkapnya dengan logat khas Sulawesinya.

Selain mengingatkan agar selalu kompak, rukun dan tidak ribut, pria kelahiran Pare-pare kembali menekankan tentang profesionalitas dan integritas dalam bekerja bagi seluruh pegawai. Beranjak dari sampel berkas perkara PA Ponorogo tahun 2019 yang dipegangnya, mantan Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung ini mengungkapkan masih terlihatnya kekurang telitian dan kehati-hatian dalam membuat berita acara sehingga menjadi sebuah kekeliruan. Selain itu dalam berkas tersebut juga masih terlihat penerapan asas “cepat, sederhana, dan biaya ringan” masih terabaikan karena selesainya perkara tersebut sampai diputus masih memakan waktu yang relatif lama. “Mestinya perkaranya sudah bisa diputus, tapi masih ada penundaan” katanya menjelaskan.

Selanjutnya, mengakhiri pembinaannya, KPTA Surabaya ini mengapresiasi kerja dan kinerja pegawai Pengadilan Agama Ponorogo yang telah berusaha maksimal dalam mewujudkan program-program pimpinan, baik dari Mahkamah Agung, Badilag, ataupun Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Selain itu ia juga menanggapi positif keinginan Pengadilan Agama Ponorogo untuk mengusulkan kenaikan Kelas dari Kelas IB menjadi kelas IA, karena memang Pengadilan Agama Ponorogo sudah layak dan pantas untuk naik ke kelas IA, sebab telah memenuhi persyaratan, baik dalam jumlah perkara, kelayakan gedung, representasi beberapa kampus dan lain sebagainya sesuai ketentuan yang ada. “Saya mengapresiasi kemajuan-kemajuan yang sudah diraih dan dilakukan oleh PA Ponorogo, banyak inovasi yang tercipta, Implementasi kebijakan-kebijakan pimpinan yang lakukan dengan sungguh-sungguh. Sudah saatnya memang, jika mau mengusulkan untuk naik ke kelas IA, maka Pengadilan Tinggi Agama Surabaya akan selalu mendukung” katanya mengakhiri.

Selesai melakukan pembinaan di ruang sidang utama Pengadilan Agama Ponorogo, KPTA Surabaya menyempatkan diri untuk berpfoto-foto dihalaman gedung kantor bersama seluruh aparatur Pengadilan Agama Ponorogo. Usai berfoto, bersalaman dan pamit untuk menuju Pengadilan Agama Pacitan, namun sebelumnya KPTA menyempatkan diri mampir ke Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor. Kedatangannya ke Pondok Pesantren yang sudah mendunia tersebut di antar oleh KPA Ponorogo, Waka PA, 2 orang Hakim dan Panitera Pengadilan Agama Ponorogo. Setelah sempat melihat-lihat dan berfoto-foto dalam area Pondok Modern Gontor tersebut KPTA langsung bertolak menuju Pacitan untuk melakukan pembinaan esok harinya di Pengadilan Agama Pacitan. (ai/PA.Po)

Add comment


Security code
Refresh

  • Bantuan Hukum
  • Permohonan Informasi
  • Pengaduan

Prosedur Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Tidak Mampu

posbakumMahkamah Agung RI pada tanggal 9 Januari 2014 telah menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan.

Selengkapnya

Prosedur Permohonan Informasi

typo colorSecara umum tatacara memperoleh layanan informasi adalah sebagai berikut a. Prosedur Biasa; dan b. Prosedur Khusus. a. Permohonan disampaikan secara tidak langsung, baik melalui surat atau media elektronik; b. Informasi yang diminta bervolume besar; c. Informasi yang diminta belum tersedia; atau d. Informasi yang diminta adalah informasi yang tidak secara tegas termasuk dalam kategori informasi yang harus diumumkan atau informasi yang harus tersedia setiap saat dan dapat diakses publik

Selengkapnya

Syarat Dan Tata Cara Pengaduan

pengaduanSyarat dan tata cara pengaduan mengacu pada Lampiran Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI No. 076/KMA/SK/VI/2009 tanggal 4 Juni 2009 tentang Pedoman Pelaksanaan Penanganan Pengaduan di Lingkungan Lembaga Peradilan.

Selengkapnya

Aplikasi-Aplikasi Pendukung

pengaduan         simari         komdanas 

dirput         sikep         abs

lpse         jdih         perpustakaan

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Ponorogo

Jl. Ir. H. Juanda No. 25 Ponorogo
Kode Pos : 63418

Telp: 0352 - 481133
Fax: 0352 - 481133

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tautan Aplikasi