Sosialisasi dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Ponorogo, dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan diawali menyanyikan lagu Bagimu Negeri, kemudian dilanjutkan sosialisasikan PERMA Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan secara elektronik oleh Ketua Pengadian Agama Ponorogo Drs. H. Asrofi, S.H., M.H. dan Ketua Pengadian Negeri Ponorogo Dr. Henny Trimira Handayani, SH.MH., dilanjutkan Sdr. Ahmad Samsyul Bachri, S.T. sebagai penyampai materi Aplikasi e-Court, dengan dibantu Sdri. Kartika Anggi Nugrahini, S.H. sebagai pembawa acara.

e-Court merupakan bentuk reformasi Mahkamah Agung di bidang teknologi informasi dalam sistem peradilan. Aplikasi E-Court merupakan implementasi PERMA Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan secara elektronik dimana aplikasi e-Court tersebut sudah memungkinkan pengiriman berkas secara elektronik yang tidak hanya terbatas pada berkas permohonan dan gugatan, namun juga terhadap surat jawaban berupa replik, duplik, dan kesimpulan serta digunakan untuk pemanggilan secara elektronik. Sedangkan untuk proses pembuktian masih harus dilakukan dengan sistem konvensional atau manual yaitu melalui persidangan langsung dihadapan hakim.

Para Advokat/Pengacara mengikuti sosialisasi dengan sangat antusias dan mengutarakan beberapa pertanyaan pada sesi tanya jawab. Perkembangan Teknologi Informasi yang pesat di era sekarang ini telah memaksa setiap orang untuk terus belajar mengikuti perkembangan yang ada. Begitupun dengan Mahkamah Agung RI yang terus berinovasi dalam melakukan perubahan administrasi di pengadilan dengan memanfaatkan Teknologi Informasi.

 

Para Advokat/Pengacara sebagai pengguna aplikasi e-Court terlebih dahulu harus melakukan registrasi pada lamanhttps://ecourt.mahkamahagung.go.id dan melengkapi data serta mengunggah dokumen yang dibutuhkan dan menunggu data terverifikasi oleh Pengadilan Tk. Banding. Setelah data pengguna terverifikasi maka pengguna bisa melakukan Pendaftaran Gugatan secara online melalui Aplikasi e-Court.